Saturday, 13 February 2010

Are Your Friends Screwing Up Your Relationships?

Your friends tell you everything and you, too, often share the even the tiniest detail of your relationships with them. But all that sharing isn't necessarily a good thing.

Sometimes friendships aren't so friendly to your romances. The hidden dangers:

Comparisons

After hearing your best friend recount the sordid details of his latest tryst or how your best girlfriend's new boyfriend surprised her with tickets to Tahiti, it's hard not to suddenly notice what your relationship lacks.

Paying attention to what particular stories set off your envy - are you jealous of their sexual escapes or of the super-closeness they share? - can help you pinpoint what you need to work on in your own relationship. But don't let couple-envy consume you. For every wildly romantic story your friend shares, remind yourself of just what it is about your sweetie that makes you swoon.

Over Analysis

When you and your honey were dating is was okay to share all the details of your courtship with your friends as you tried to figure out if you were right for each other. But once you've got a serious thing going, it's not only disrespectful to reveal every little problem, it's damaging.

"If you're really going to form a partnership with someone, you need to let go of the man or woman-bashing and really trust that one person," says Anne Rambo, associate professor of child and family therapy at Nova Southeastern University in Fort Lauderdale, Fla.

That doesn't mean you have to stop soliciting your friends for advice. But here's a trick. Next time you're tempted to confide a confidence, imagine you're talking to your partner's best friend. Then you'll avoid the unnecessary complaining and stick to problem-solving.

Taking Too Much Advice

It's good to get a little perspective on your problems. The trouble starts when you take to turning to your pals every time you've got any kind of snag with your sweetie. Your friends may be helpful, but they're not professionals and should never be relied on as such.

Your dependence on outsiders for guidance may keep you from working on solving your problems yourself.

Lies Women Tell

If I told you that the women in your life spoke nothing but the honest truth, well, I'd be lying.

Not only are women frequent fibbers -- a University of Massachusetts study showed that 60 percent of both men and women lie at least once during a ten-minute conversation -- women are considered better at it, since they're generally better speakers and inspire more credibility.

Let's get straight right now that I'm not saying women are generally untrustworthy. When I say lie here, I'm talking about the "little, white" variety and not the "big, fat" kind. Still, why does she do it?

To Make You Feel Better

That same UMASS study found that while both genders lie the same amount, their reasons are different. For women, most fibs are told to make the person they're talking to feel better. Like when you ask if your hair is thinning and she says no. Or when she agrees that your boss makes ridiculous demands of you. Be glad she does this, and remember that when it's her turn to ask you if those pants make her look fat, the answer is always no.

To Save Herself

These are the lies that make herself look better or more attractive to you, or to protect herself. Examples: "I'm not even thinking about marriage" (she's had the wedding planned since second grade), "I love football" (that doesn't mean there aren't women out there that can tell you why prevent defense is useless, but this can be a common lie), and "I'm not ready for a serious relationship either".

To Avoid A Fight

You didn't really believe her when you asked if something was wrong and she said no, did you? These are the lies she uses to avoid an issue she's unwilling to bring up at the moment, like "forgetting" to mention she went to the movies with a male friend to avoid your over-possessiveness. Common examples: "I don't remember how much it cost" and "Nothing's wrong, I'm just tired."

FAIL!FAIL!

















Kepentingan Pendidikan Islam Dalam Hidup Kita

Kerana lemahnya iman seseorang ditambah lagi pendidikan agama yang tipis itu menyebabkan perkara-pekara seperti contoh kes-kes di bawah ini berlaku.Who shall we put the blame on?Masyarakat?Guru?Ibu bapa?Anak?Or all of them?Each of this group or individual play their own part significantly.This matter has to be taken seriously.Like nowadays, everytime i go to the Mall in Gadong, i'll see many 'eye sore' things.As early at the age of 10-11, some of the teenagers already know how to smoke,'coupling' and worst, losing their virginity.They are the asset of the nations, bakal pelapis negara.Their path is still uncertain.Gejala sosial masa ani amat merunsingkan, almost come to the critical level.The same thing, if you go to Centrepoint Sabah in KK(im sure you all been to KK huhu),macam ntah apa2 fesyen kan diliat.Sakit mata meliat!I really look down at such people.Jangan harapkan duit parents saja, parents tani atu inda menungkat bumi.Berusaha tah sendiri.I really hate orang yang tau bergantung harap arah parents saja atu then spending their money as if it's his/hers.Im the only child.Spoil?Yes of course but my dad's very strict when it comes to education.Menitis jua airmata kalau ia marah huhu..But at last, siapa yang dapat hasil.Alai jua huhu..And one more thing, im the founder of RMTS and heck yeah im proud of it!!I build RMTS atas hasil my usaha.You may ask my former students, di masa awal penubuhan RMTS kesian class kami..Very small and crowded, no air-conditioner.Bepaluh2 my students belajar, termasuk teachernya sekali huhu..Few months later alhamdulilah..My class expanded, transfered to a new building and got air-conditioners.I tell you what, bukan senang nak senang dan bukan susah nak susah.And me, im very proud of myself.For all the spoil brats out there,i really feel sorry for you..

As you know me, memang suka cakap meleret2 wahahaha..Too talkative lah katakan*LOL* Harap2 cerita ani dapat memberikan pengajaran dan teladan kepada tani semua.


KES PENGAKUAN MURTAD 1


Soalan (S): Kami diberitahu anda sudah keluar daripada agama Islam, betul?

Jawapan (J): Ya.

S: Sejak bila?

J: Mula mendekatkan diri pada hujung 2005 tapi secara serius pada pertengahan 2006.

S: Adakah anda kini ‘free thinker’ atau menganut agama lain?

J: Saya menganut agama lain, tapi sejak dua bulan lalu saya cuba kembali kepada Islam.

S: Maksudnya, sekarang anda sudah kembali Islam?

J: Belum lagi, saya masih mencuba.

S: Bila dan bagaimana anda mula mendekati agama itu?

J: Saya bekerja di sebuah hotel dengan majoriti rakan sekerja warga asing yang menganut agama itu. Pada penghujung 2005, saya mula mengikut rakan sekerja saya berkunjung ke rumah ibadat agama itu. Semua dilakukan untuk suka-suka. Bagaimanapun, ketika itu saya hanya di luar.

S: Ketika itu anda masih Islam, tidakkah anda berasa janggal atau bersalah berbuat begitu?

J: Tidak, kerana seperti saya katakan, saya tiada apa-apa perasaan mengikuti aktiviti ibadat mereka. Semua untuk tujuan berseronok saja.

S: Anda tidak dipengaruhi sesiapa?

J: Tidak.

S: Selepas itu apa berlaku?

J: Lama-kelamaan saya menjejakkan kaki ke dalam rumah ibadat agama itu. Ia berlaku pada pertengahan 2006. Saya rasa seronok dan selesa dengan agama itu.

S: Mesti ada sebab kenapa anda tergamak membuat perubahan begitu berani dengan meninggalkan Islam dan menganut agama lain. Adakah anda menghadapi apa-apa masalah seperti dengan keluarga atau teman lelaki?

J: Saya tidak berdepan masalah besar. Jika ada pun, cuma bebanan kerja, tetapi tidak terlalu serius. Seperti saya katakan tadi, saya melakukan ini hanya kerana suka-suka.

S: Jadi anda menganggap soal agama ini seperti mainan, boleh keluar agama hanya kerana suka-suka?

J: Tak tahulah.

S: Ceritakan aktiviti anda seterusnya.

J: Selepas pertama kali memasuki rumah ibadat agama itu dan berasa selesa dengannya, saya semakin kerap ke sana. Sepatutnya, saya kena pergi setiap minggu tapi disebabkan masalah jadual kerja, saya hanya boleh pergi dua kali dalam sebulan.

Saya juga mula mengikuti aktiviti ibadat mereka. Akibat perasaan ingin tahu yang semakin menebal, saya juga minum ‘air suci’ mereka.

S: Anda disuruh oleh sesiapa atau anda sendiri yang ingin minum?

J: Tak ada orang suruh atau paksa, saya sendiri yang nak minum.

S: Tak rasa takut atau bersalah ke?

J: Tak adalah, biasa saja.

S: Berapa kali anda meminum air itu?

J: Sekali saja.

S: Apa yang anda rasa selepas meminum air itu?

J: Ketika itu saya semakin pasti saya sudah meninggalkan Islam. Saya tahu ungkapan kalimah syahadah, tetapi entah mengapa saya tidak boleh melafazkannya. Saya tidak boleh mendengar azan, apatah lagi bacaan al-Quran.

Semua itu membuatkan tubuh saya panas. Bila dengar azan di televisyen, saya cepat-cepat matikan televisyen. Kalau dengar azan dari masjid atau surau, saya lari masuk ke dalam tandas.

S: Kenapa?

J: Saya tak boleh dengar, kepala saya rasa sakit dan badan rasa panas. Sejak itu juga saya meninggalkan semua ajaran Islam. Tidak sembahyang... tidak puasa.

S: Selepas keluar daripada Islam, apa perbezaan yang anda rasakan?

J: Tidak ada apa-apa. Sama saja.

S: Sepanjang menganut Islam sebelum itu, adakah anda tidak merasai kenikmatan dan keindahan Islam?

J: Ada.

S: Jadi, kenapa pilih untuk mendekati agama lain?

J: Suka-suka saja.

S: Setuju jika kami katakan, sebab utama anda keluar Islam dan menganut agama itu ialah disebabkan anda berkawan rapat dengan rakan yang menganut agama itu?

J: Ya, saya setuju.

S: Selepas keluar Islam, bagaimana kehidupan anda?

J: Saya menjalani kehidupan seperti biasa. Saya rahsiakan apa yang saya lakukan daripada ibu bapa dan keluarga. Saya juga berkunjung ke rumah ibadat agama itu sekurang-kurangnya dua kali sebulan.

S: Sepanjang berkunjung ke rumah ibadat itu, anda ada melihat orang Melayu lain di situ?

J: Ada. Saya tidak pasti jumlahnya, tetapi ramailah juga. Saya yakin mereka baru bertukar agama kerana mereka kelihatan kekok melakukan ritual agama itu.

S: Apa menyebabkan anda ada di rumah perlindungan ini? Adakah disebabkan anda ingin kembali kepada Islam?

J: Saya di sini atas sebab lain, biarlah ia saya rahsiakan. Namun, selepas ada di sini, semua aktivitinya berteraskan ajaran Islam. Pada mulanya saya cuba mengelak dan merahsiakan status agama saya.

Apabila penghuni lain menunaikan solat beramai-ramai, saya berasa sangat rimas dan tubuh menjadi panas. Saya sanggup berkurung di dalam tandas untuk mengelak berdepan situasi itu.

Jadi, lama-kelamaan pihak pengurusan berjaya mengesannya. Nak tak nak, saya terpaksa berterus terang. Mereka terkejut, tapi tidak terus memaksa saya bersembahyang, baca Yasin dan sebagainya kerana mereka tahu saya tidak boleh berbuat demikian. Selepas beberapa sesi kaunseling, hati saya kembali terbuka untuk kembali kepada Islam dan mereka membantu saya.

S: Bagaimana sekarang?

J: Sedikit demi sedikit saya beroleh kesedaran. Saya sudah boleh mengucap dan sembahyang, tapi belum pulih sepenuhnya. Ada kalanya masih mengingati agama itu. Bukan senang nak lupakan.

KES PENGAKUAN MURTAD 2

Saya ingin menceritakan pengalaman silam saya untuk menjadi teladan, panduan dan kesedaran pada semua umat islam. Saya dilahirkan di negeri Pahang. Kini berumur 25 tahun.Pendidikan awal di S.K Tekam Utara dan kini menuntut di salah sebuah pusat
pengajian tinggi swasta dulu dikenali Institut Pengajian Islam. Di pusat pengajian itu banyak memberi kesedaran pada diri saya tentang keindahan agama Islam, dimana saya telah dilahirkan di dunia ini sebagai penganut Nya tanpa menyelami tentangnya(Islam).
Saya sendiri tidak terlintas difikiran untuk menjadi pelajar di institut tersebut tetapi mungkin Allah S.W.T telah tentukan. Disanalah saya mula mengenal diri dan mendalami tentang ilmu-ilmu tentang islam. Saya sebenarnya sedih mengingatkan tentang perkara yang ingin saya ceritakan ini. Tetapi untuk kesedaran semua agar tidak terlepas pandang pada sesuatu yang dianggap selamat tetapi pada hakikatnya amat merbahaya,
memalukan, hilang maruah, tidak bertanggungjawab dan terhina pada umat
islam.Ianya bermula pada hujung tahun 2006 keadaan saya pada masa itu amat perit
dihimpit masalah keluarga, kewangan dan rakan seagama.fikiran saya serabut
dan juga buntu apabila masalah datang sekaligus.Pertama masalah keluarga dan rumah
tangga dimana saya dituduh berlaku curang terhadap isteri saya. Memang sebelum itu saya pernah melakukan kesilapan. Kejadian itu berlaku sewaktu saya baru mendirikan rumahtangga, saya melakukan hubungan sulit dengan kerani tempat saya bekerja.
Oleh itu saya menyesal dan tidak mengulanginya lagi tetapi isteri saya tidak mempercayai diri saya sepenuhnya seperti sedia kala. Tidak lama kemudian seorang wanita meminati saya tetapi saya tidak mengendahkan perasaannya terhadap saya wanita itu nekad untuk bertemu semula dengan isteri saya dan dia telah buat cerita bahawa saya telah meniduri saya beberapa kali sewaktu isteri saya tiada di rumah. Perkara itu membuatkan isteri saya telah berkurangan kasih sayangnya terhadap saya walaupun saya
telah menjelaskan perkara yang sebenarnya. Rupa-rupanya wanita tersebut telah berpakat telah berpakat dengan ibu mertua saya. Sememangnya perkahwinan ini tidak direstui ibu sebelah isteri saya. Kedua, masalah kewangan dimana pendapatan isteri lebih daripada saya dan dianggap tidak sepadan dengan saya oleh ibu mertua. Pelbagai cara saya cuba mengambil hati kedua mertua tapi pandangan mereka tetap sama. Sehingga
kami terpaksa bercerai atas desakan mertua, dan kesalahan yang pernah saya lakukan dulu sebagai penyebab utama. Ketiga, saya telah melakukan kesilapan terhadap rakan serumah dimana penghuninya semua pelajar di pusat pengajian yang sama. Saya telah
bercakap tentang perkara yang tidak sepatutnya saya cerita pada rakan yang lain tentang rakan serumah. Oleh itu,mereka sepakat untuk memulaukan saya walaupun itu kesalahan saya yang pertamasetalah selama dua bulan mengenali mereka. Setelah saya memohon
maaf, saya pula difitnah dengan dengan pelbagai cerita sehingga ada yang memanggil saya ANJING oleh rakan sekuliah dan seagama (ISLAM) dengan
saya.Pada suatu hari dalam keadaan yang begitu tertekan, saya telah didatangi seorang lelaki yang memperkenalkan dirinya sebagai BENNET, nama samarannya pula ALIFF. Dia selalu hadir apabila saya memerlukannya.Pernah sekali saya terpaksa membayar duit yang telah dilaburkan oleh rakan kongsi perniagaan saya sebanyak RM6000 dalam masa yang singkat. Dia menawarkan diri untuk membantu saya setelah dia mendapat tahu bahawa saya meminta bantuan dari rakan-rakan seagama dengan saya, tetapi gagal. Dia
membawa saya ke sebuah gereja kira-kira 4 km dari tempat saya belajar. Disana saya ditemukan dengan seorang paderi. Saya diminta menceritakan masalah yang dihadapi, setelah saya menceritakan masalah saya, tanpa banyak alasan paderi tersebut masuk ke
sebuah bilik, tidak lama kemudian dia keluar lalu menyerahkan wang sebanyak RM6000 dan dia berkata “KAMU TIDAK PERLU RISAU SAYA AKAN SENTIASA MEMBANTU KAMU WALAUPUN KITA BERLAINAN AGAMA, DUIT TAK PERLU KAMU PULANG.AMBILLAH IA ANGGAP IA DUIT KAMU SENDIRI YANG SAYA TOLONG SIMPANKAN,TETAPI SAYA HAIRAN MENGAPA ORANG SEAGAMA KAMU BEGITU BERSIFAT PENTINGKAN DIRI. KAMI DISINI DIASUH SUPAYA SENTIASA MENGAMBIL BERAT ANTARA SATU SAMA LAIN.”
Semenjak itu saya kerap berjumpa dengan paderi tersebut, dia menawarkan diri untuk mendengar segala masalah saya, saya juga telah mengajak rakan-rakan yang senasib dengan saya. Telah beberapa kali saya hampir meminum ‘air suci’ bagi penganut agama kristian tetapi alhamdulillah hasrat tidak kesampaian. Saya dan rakan-rakan yang lain pernah mengadakan perjumpaan dimana ianya dipanggil sebagai hari penghapus dosa. Diadakan di Pantai Cherating, Kuantan Pahang seramai hampir 2500 orang pelajar IPT
berbangsa melayu terlibat sama.Selain itu kami selalu mengadakan perjumpaan secara terbuka sesama rakan-rakan yang terlibat setiap kali perjumpaan kami akan diberi nasihat,semangat dan perangsang untuk menjalani kehidupan yang lebih sempurna. Didalam perbincangan dan perjumpaan tersebut kami selalu ditekankan tentang mencari kebenaran dan hala tuju yang diredhai hanya dengan cara membandingkan kehidupan
manusia dan keadaan persekitaran Islam disekeliling kita dengan Kristian secara praktikal bukannya secara teori kerana praktikal itulah nyata dan benar. Mereka juga ada memberi
penerangan tentang ayat–ayat suci Al-Quran sebagai contoh:Ayat 199, juz Al-Araaf *maafkanlah dan suruhlah maaruf berpaling dari orang –orang yang jahil. (Dikatakan ayat ini bahawa orang-orang seperti kami tidak ada ruang lagi disisi agama Islam.Oleh itu, kami telah ditakdirkan dan dipertemukan oleh Allah S.W.T dengan
mereka yang menuju ke syurga).Ayat 105, surah Al-Khafi* maka orang-orang yang ingkar akan tanda-tanda Tuhan akan menemuinya sebab itu hapuslah (pahala) perbuatan mereka dan timbangan untuk mereka pada hari kiamat. (Dikatakan ayat ini bahawa tidak berpeluang langsung bagi orang-orang seperti kami untuk masuk syurga jika mengikut jalan islam kerana perkara itu ada dinyatakan di dalam Al-Quran oleh itu satu-satunya agama yang Maha Pengasih dan Penyayang adalah kristian yang sentiasa memberi peluang
arah dan jaminan untuk ke syurga.)Sehinggalah suatu hari saya merasakan apa yang telah dilalui ini banyak salahnya, hati dan perasaan tidak tenteram, sentiasa berdebar-debar.
Saya cuba kuatkan semangat untuk meluahkan apa yang terbuku di hati ini kepada dua orang sahabat dimana mereka telah menyedarkan bahawa apa yang dianggap selama ini salah iaitu saya menyalahkan agama islam, padahal penganut agama itu yang bersalah
kerana agama islam adalah agama yang sempurna dan jika kita mengikut segala yang telah ditetapkan nescaya kita akan bahagia di dunia dan akhirat,insyaAllah.Kini saya merapatkan diri dengan Allah S.W.T agar mendapat kehidupan yang diredhai NYA. Pihak Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) banyak membantu saya dari segi makanan mental dengan menjemput saya mengikuti program-program yang mereka anjurkan supaya saya dapat mengukuhkan akidah dan tauhid di dalam diri. Saya mendoakan agar semua pihak yang banyak membantu saya akan terus membantu supaya kita dapat menyelamatkan rakan-rakan saya yang masih di dalam kebingungan tentang agama islam dan hampir
dimurtadkan. Saya berharap sangat pihak yang bertanggungjawab cepatlah bertindak seiring dengan ABIM, jangan sampai anak, adik, abang, kakak, cucu atau saudara kamu sendiri dimurtadkan baru sedar kamu telah menjadi insan yang hina di mata umat islam. Jangan kamu lalai dengan gaji yang beribu,berlagak dengan gelaran yang diberi takut nanti mata menjadi kelabu sampai tidak perasan orang yang dimurtadkan itu rupanya seibu dengan kamu….
wasSalam….

#PERHATIAN! Surah al-araaf dan al-kahfi diatas adalah terjemahan yang pihak kristian tafsir sendiri.maka diharap tiada kekeliruan selepas ini.Paling afdal rujuklah terjemahan yang sahih..



FabChick
:Both cases were happened in Malaysia.I don't know if you do but i read lots of articles saying that Muslims convert to Chirstian in a large number and few becomng atheists.For the case No.2, clearly can be seen that the priest tried to become a good samaritan, taking advantage of the situation and incidentally at the same time that guy was in trouble.His soul was restless, he need someone to talk with to let the cat out of the bag.However, instead of doing so they gave him names.That's the main problem with us "orang Islam".I know there are group of teenagers in Brunei as well that do not believe Allah is exist.Poor them..This is what happened, as result of being too spoiled by their parents.


p/s:Ingat..Tuhan sentiasa menguji kita(bukan cinta saja kana uji huhu) dalam pelbagai bentuk dan cara.Setiap ujian yang berlaku ada hikmah disebaliknya.Yang penting ingatkan Tuhan selalu, bukan saja diwaktu susah tapi diwaktu senang jua.

Friday, 12 February 2010

Islam: The Most Violent Religion in the World?

I was called to talk or discuss about Islam on a particular reason.This afternoon i was lepak-ing at my aunt's restaurant.As usual, it is a routine for me to stay while browse and surf the internet(normally Facebooking and downloading songs) at the same time at the cashier counter. As i browsed, i came across to this special blog.The owner of the blog claimed that she(known as Adibah) is on her spiritual journey, seeking for the truth.The true meaning of Islam.You know, what is Islam and stuff.It is a good thing, of course.What's the deal?Well it become a big deal especially to me when i read all her entries were mostly the opposite of her aim, her intention for the blog.Most of her entries that i have read were based on hatred and, not too much for me to say, anti-Islam.I don't even think that she's Muslim.I think she's non-muslim but act like one.Motive?Of course it is to convert as many Muslimins and Muslimahs to other religion(most likely Christian). According to her, Prophet Muhammad SAW(Peace Be Upon Him) was a terrorist, rapist, narcissist, cult leader, torturer, mass murderer, pedophile and an assasin.This person even have strong guts to question the Almighty Allah SWT as a creator.Allahuakbar!If she's truly a muslimah, im nobody to judge her but she's definitely murtad.Nauzubillah!When i was taking my Cambridge A Level Examination, i was taking Syariah as one of my courses and from what i have learnt not every questions come with answers.That is why we were taught Sammi'ah when we were in O Level that was to accept it without questioning it for instance question the existence of Heaven and Hell, the Judgement Day etc.Again, if she's truly a muslimah i gotta say she's very pathetic and lack of religious knowledge[pointing fingers to the parents].Malang sungguh ibu bapa yang mempunyai anak jahanam ani. She does not deserve to breathe the same air with us.Here's what she said about "our" Prophet:

This is what our "beloved" prophet of Islam, prophet Muhammad(pbuh)was like. This is according to study and research about the prophet done by some ex-muslim scholars on Islam and comparative religion. Now how much of this I believe, I dont know. But my faith is Islam is shattered. I cannot hide it. It is better to be honest even though I know a lot of my people will be against me for saying this.

Astagafirulahalazim..Who is she to question "our" Prophet?I would love to see her face-to-face.She said too much about "our" religion.How much violence is a violence?Islam is a terrorist?As far as i may concerned, Islam is the ONLY religion that gets "bully" all the time by other religion and ever since the 9/11 incident, a new term officially has birth that is Islamophobia.In fact just recently there was a massacre of Palestinian by Israeli in Gaza. Click here to read the article. Second, the bloody tragedy happened in the Southern Thailand where in this tragedy it has claimed 5 innocent lives.My question to that "muslimah" siapa yang terrorizing siapa ni.Just look at this pictures.Sangat2 menyayat hati and personally i shed tears especially when i saw their bodies were covered with the prayer mat.Sedih sangat2.Apalah dosa orang2 ani..And part yang paling menyedihkan lagi was they were shot few times when they were bersembahyang Isyak berjemaah.Fuuh~Ke jiwa eh!Take a look at these pictures below...















Still think that Islam is a terrorist?Me don't think so.Thirdly, last time when i went to Hospital RIPAS, on my way there i was listening to the news on the Kristal FM.I was not paying much attention to the news(angan2 wahaha) but hearing these words:Islam-women-banned-full veil had caught my attention on the spot.I only caught few lines and im not sure which country it was either in Europe or America.According to the news any Muslim woman who wears full veil for official transaction are hereby should be banned for any services offered by the government such as pensions and all the necessary welfare fees,and is immediately effective as for that day.Again since the 9/11 incident,the world perspective towards Islam has drastically changed For the record, i don't belive to the existence of Bin Laden.USA is said to be one of the world's most productive and inventive of modern technologies, not to mention all these SWAT teams, CIA, FBI and all that.You name it they got it all.With the combination of these two it would be much easier to track down Bin Laden.Muslims are viewed globally as a terrorist,murderer,rapist,conservative,radical and many more.Basically Muslims are labeled by many names and non-Muslims just love to disgrace the Muslims regarding with their faiths and beliefs.Not only that, in addition, now muslims cannot enter to any parts of the European states easily i mean with the bin/binti itself in their passport.My point is where's the freedom?Where is our rights as a muslim?We, muslims, too are human beings. I hope Adibah didn't missed seeing all these things that occurred in real world.One more thing Adibah, if you're truly a muslim don't ever bother to use Al-Quran online, the revelation could be misleading.Read the true Al-Quran, the kitab.If you can't read Arabic then you can find yourself Al-Quran with its translations(Tafsir Al-Quran).Apapun ugama di dunia ani, setiap agama tidak pernah menyuruh penganutnya melakukan kejahatan.So jangan salahkan the religion, salahkan orangnya kerana terlaku ikutkan amarah dan sakit hati. To Adibah, there are many more examples that i could bring up to abate your weak yet pointless argument. For those who wish to drop a visit to her blog, here's the link.I really sorry for her.If she's a secular, so am i.Being a secular scholar is not a key for you to question your very own faith and belief.I f she's educated, so am i.In my case, i never question the power of my creator.Semoga Allah memberinya taufik dan hidayah.

p/s: My dad always remind me that everywhere i go, whatever i do remember Allah-Muhammad closely to my heart(Ingat Allah-Muhammad selalu di hati)..And that's what i always said to my students as well..God bless us.God bless Brunei Darussalam.Amin..

Pelik Tapi Benar


Ipin & Upin..Betul3x hehe..



Dead PC..RIP..Huhu..



This one is sure doctored



Very creative indeed!



Hahaha..Die hard fan of Dragon BallZ





Alamak!Dia datang bawak genglah!



No idea..



How is this possible?Curious..



Perfect match!



Spelling error..DBP forgot to double-check huhu



Salute~This situation is extremely rare to be seen in our country.Malaysia sure boleh!



Look alike?Me think so huhu..



Err..What they meant was actually 'Di dakwa' huhu..



Fail!Fail!



Extremely fanatic!



Transport yang jimat cost and definitely not contribute to global warming:)

For Masculine Readers


This article was adapted from one of the blog i always visit and i think it's very useful for all of us(can be use as future reference as well especially for the couples).Every couple wants their relationship to be successfully working.Well who doesn't?No body wants to be alone, right?It takes two to tango so the relationship won't work if the couples create an invisible barrier between them.Love is not the only ingredients that we have to focus but we also need to pay mind to other factors such as cooperation, time, communication etc too.

20 PERKARA MENYEBABKAN LELAKI DIBENCI WANITA

1. MENINGGIKAN SUARA
Tahulah mereka dikurniakan suara yang ‘macho’ tapi kalau nak meninggikan suara sekadar menunjukkan ego, tak eloklah. Ini antara kelemahan lelaki kerana mereka mudah meninggikan suara walaupun pasangannya tidak bersalah.

2. MENGONGKONG
Itu tak boleh, ini tak boleh, sikit-sikit nak kontrol. Segala gerak-geri kekasih dikawal, sampaikan nak berpakaian pun harus ditentukan. Kalau nak keluar ke kedai pun kena repot dulu, kalau tidak mulalah tercetusnya pertengkaran kerana hal sekecil itu. Tetapi, mereka akan melenting pula sekiranya aktiviti-aktiviti mereka di soal siasat oleh kekasih mereka… macammana tu?

3. CEMBURU BUTA
Orang kata cemburu tandanya sayang, tapi kalau cemburu tak tentu pasal dan memanjang saja cemburu, tentu rasa tak selesa juga. Agaknya lelaki yang kuat cemburu ni takut kekasihnya terlepas ke tangan kumbang lain kot. Harus diingat, bukan semua perempuan suka kekasihnya kuat cemburu. Tapi, ada juga sesetengahnya suka apabila teman lelakinya cemburu kerana seolah-olah teman lelakinya amat menghargai dirinya. Jangan cemburu buta sudahlah, malas jugak nak layan kadang-kadang!

4. PANAS BARAN
Aduiii… masalah yang boleh menimbulkan fobia terhadap seseorang gadis apabila mendapat kekasih yang panas baran. Pantang silap sikit, mahu dihambur segala kemarahannya. Ada juga kesilapan bermula dari diri sendiri tetapi tetap menyalahkan orang lain. Setakat kena tengking boleh lagi diterima walaupun sebal satu badan tapi, bagaimana kalau siap sepak terajang? Kalau nak sepak terajang carilah mereka yang sepadan dan janganlah berlawan dengan kaum yang lemah bang! Di mana sifat bertanggungjawab dan kepimpinan yang ada? Cuba-cubalah kawal kerana setiap dari kita ada barannya, cuma kena pandai-pandai mengawallah. Kalau dah tak terkawal sangat, tak payah bercintalah cik abang oiii!!!

5. KAKI MEROKOK
Ini satu lagi sifat kaum lelaki yang melemaskan wanita. Asyik berasap sana sini, naik lemas dengan bau dan asap rokoknya. Dalam sehari adakalanya habis sekotak rokok. Kalau habiskan duit dengan makan benda berfaedah tak apa juga, ini tidak… asyik menyedut asap yang tidak menyehatkan. Kalau asap tu membawa kesan pada diri sendiri saja tak apa juga, ini tidak… membawa kesan juga pada orang sebelah menyebelah. Kadang-kadang teman wanita menegur bukannya apa, dia sayangkan kita juga dan tak mahu kita jatuh sakit. Lagipun mereka juga tak nak teman lelaki mereka membazirkan duit dengan merokok.

6. EGO
Ini merupakan masalah paling ketara dan merimaskan kaum wanita. Keegoan dan lelaki memang tak dapat dipisahkan. Tetapi ada kalanya lelaki menjadikan keegoan sebagai alasan untuk mereka bertindak tanpa mempedulikan perasaan si gadis. Keegoan membuatkan lelaki mempunyai kuasa veto dalam kehidupan mereka termasuklah memimpin kaum wanita. Tidak salah mempamerkan ego tetapi biarlah kena pada tempatnya.

7. MENIPU
Masalah yang ketara apabila lelaki suka menipu ataupun memberikan alasan yang tak munasabah. Sanggup memungkiri janji dan memberikan alasan yang mereka mempunyai masalah yang tak dapat dielakkan padahal sebenarnya mereka enggan melaksanakan janji mereka sendiri. Ada juga yang sudah berpunya tetapi mengaku solo. Berterus-teranglah wahai kaum lelaki kerana kaum wanita lebih menghormati mereka yang memiliki sifat berterus-terang ini. Sifat menipu dan suka berdolak-dalih ini lama kelamaan akan membuatkan semua gadis akan menjauhi anda.

8. MAIN KAYU TIGA
Bab main kayu tiga ni masalah paling besar. Walaupun dah ada kekasih, mereka sukar untuk setia. Apatah lagi kalau digoda, terus disambar tanpa mempedulikan perasaan kekasihnya.

9. SUKA ‘CUCI MATA’
Kebanyakan lelaki sukar mengawal mata (mata keranjang). Pantang jumpa perempuan cantik dan seksi mulalah mata tu macam nak terkeluar. Walaupun sedang bersama kekasih, si dia tidak akan peduli. Bagi mereka tidak salah kalau sekadar mencuci mata tetapi hati kekasih kenalah jaga juga cik abang!

10. PERASAN
Aduhaiii… lelaki ini cepat perasan terutamanya jika mereka ini berkerjaya baik, berpenampilan menarik dan mempunyai wajah yang hensem. Boleh tu mengaku merekalah yang menjadi lelaki idaman para wanita.Tapi, mungkin pada pandangan seorang wanita mereka ini sederhana sahaja tapi mereka ini yang suka perasan lebih. Bukan semua wanita memandang pada paras rupa, kalau dah terlebih-lebih perasan tuu… ada wanita yang lebih suka mengutuk dari memuji… hahaha sedarlah!

11. MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI
Susah juga kalau dapat yang mementingkan diri sendiri ni. lelaki selalunya tidak mahu mengalah dan ingin menegakkan pendapat sendiri tanpa mempedulikan luahan pasangannya. Mereka juga suka mendahulukan kemahuan mereka dan jarang hendak mementingkan perasaan kekasih… egolah katakan! Tidak semestinya pendapat kaum wanita ni tak boleh diguna pakai.

12. KURANG MEMBERIKAN PERHATIAN
Lelaki kadangkala suka bertindak sambil lewa dan kurang memberikan perhatian tidak kira dalam apa jua urusan. Tetapi kalau urusan yang berkaitan dengan dirinya sendiri, pantas pula melaksanakannya. Jika berkaitan teman wanita, alamatnya… mereka kurang mengambil perhatian.Mengapa ya? Kaum wanita sebenarnya bukan minta diberikan perhatian 24 jam tetapi cukuplah sekadar pasangannya mengambil tahu akan dirinya kerana sifat semulajadi seseorang wanita itu yang ingin bermanja dan dimanjakan.

13. MATA DUITAN
Jangan tak tahu ada juga lelaki mata duitan atau pun gelarannya ‘lelaki spedo’. Mereka tak kisah nak kikis duit kekasih dengan 1001 macam alasan yang adakalanya tidak logik diterima dek akal fikiran. Kalau kisah perempuan mata duitan kita sudah biasa dengar, tapi kalau lelaki pula yang mata duitan… apa cerita ni?? Takkan masa-masa macam ni keegoan lelaki hilang pulak?!!

14. KOMITED TERHADAP KERJAYA
Susah kalau dapat teman lelaki yang terlalu komited dengan kerjaya.Mereka ni selalu sangat memberi banyak alasan kerja apabila diajak keluar. Kalau keluar bersama, selalu pula bercerita tentang kerja dan merungut sering dibebani kerja yang menimbun. Bukanlah tidak boleh lelaki mementingkan kerjaya tetapi pandai-pandailah membahagikan masa bersama teman wanita. Paling tidak pun, seminggu sekali luangkan masa menemaninya dan lupakan segala hal berkaitan kerja. Bukannya kaum wanita ni tidak memahami kalau teman lelakinya pandai membahagikan masa…

15. PENGOTOR
Ada segelintir lelaki sukar nak menyedari diri mereka ni ada yang pengotor. Terutama bab meludah atau membuang kahak merata-rata. Yarkkk!!! Ada juga yang jarang basuh seluar, pakai baju yang sama berulang kali, tidak memakai deodarant dan macam-macam lagi sampaikan badan sudah berbau semacam pun dia tak sedar. Tidakkah mereka ini terasa egan apabila menyedari badan sudah berbau?? Entahlah… hanya kaum lelaki yang bersifat pengotor ini saja yang dapat menjawabnya.

16. GELOJOH
Kalau bab makan, lelaki ni agak gelojoh. Macam ‘food machine’. Mereka emas melihat teman wanita mereka makan terlalu sopan tetapi mereka tidak sedar cara mereka makan yang gelojoh juga melemaskan kaum wanita. Sepatutnya, samada lelaki mahupun wanita patutlah makan dengan bersopan. Buat apa terkejar-kejar?

17. PENTINGKAN KAWAN-KAWAN
Sanggup membatalkan temujanji semata-mata hendak bermain bola sepak ataupun menonton WWE bersama kawan-kawan. Lelaki juga selalu mementingkan kawan-kawan dalam banyak hal. Sekali-sekala bolahlah, jangan pula selalu saja memberi alasan hinggakan masa bersama teman wanita tiada langsung semata-mata untuk menghabiskan masa bersama kawan-kawan. Apa guna bercinta kalau macam tu gayanya? Kalau ada masalah pula, kawan-kawan sebagai tempat mengadu dengan alasan tidak sesuai bercerita dengan si dia. Kalau dah memilih si dia sebagai kekasih, mungkin satu hari si dia juga akan menjadi isteri anda, jadi takkanlah anda selalu hendak merahsiakan sesuatu dari dia. Tak eloklah berbuat demikian, nanti si dia terasa seolah-olah dirinya tidak penting buat anda pula.

18. TIDAK TAHU MEGHARGAI
Sukar untuk bertemu lelaki yang tahu menghargai perasaan atau pun perbuatan kekasihnya. Ada pula yang berpura-pura tidak mengambil tahu walaupun menyedarinya. Mereka seboleh-bolehnya mahu si dia terang-terangan menunjukkan sikap meghargai mereka ini. Kalau setakat sikit-sikit atau sekadar kiasan tu, alamatnya mereka akan berpura-pura tidak menyedarinya. Apa salahnya sekali-sekala, tunjukkan sikap anda yang menghargainya di atas apa yang cuba dilakukannya terhadap anda seperti memberi hadiah kecil. Setidak-tidaknya ucapkanlah terima kasih setiap kali dia cuba berbuat sesuatu untuk anda.

19. PUTAR BELIT
Lelaki ni ramai yang pakar memutar-belitkan kenyataan walaupun ternyata sememangnya merekalah yang bersalah. Bagi mereka, putar belit ini tak mengapa asalkan si dia mempercayai alasan tersebut dan mereka akan terlepas dari kesalahan sendiri. Sekiranya anda benar-benar menyintai pasangan anda, perkara begini seharusnya tidak berlaku kerana apa akibatnya sekiranya si dia mengetahui juga tipu helah anda suatu hari nanti. Kalau anda tak pandai menyelamatkan keadaan, melepaslah anda! Jujurlah pada pasangan anda.

20. SUKA KONTROL MACHO
Peh! Nak dikatakan macho, ada juga yang tak. hancur je yang lebih kot! Terutama bab sikap, mahu lebih gentleman, berketrampilan dan hensem. Seboleh-bolehnya mereka mahu menampakkan yang diri mereka lelaki sejati dan ada elemen HERO. Tak perlulah nak merasakan diri anda macho kerana wanita sahaja yang layak membuat penilaian terhadap anda. Sekiranya anda rasa diri anda macho, tetapi pada mata wanita tersebut anda tidaklah semacho yang disangkakan, tak guna juga!

Comment from the Ori Blogger:Oh ya, korang yang awek-awek tu jangan suka sangat. Khai suka sangat nak ingatkan kaum wanita juga, even kami ni Boyfriend yang korang sayang separuh mati dan korang tu girlfriend sehidup semati kami pun, tak bermakna awak tu dah mempunyai perkongsian hidup segala-galanya dengan kami. Janganlah asyik nak mintak duit jer. Awak bekerja, bukan cacat terlantar atas katil. Sekali-sekala boleh’lah kami beri, kalau dah bagi sekali nak lagi, susah la kan. Kami pun ada jugak benda yang nak dibeli. Bila dah jadi isteri, lain cerita lah.

Hurm, kadangkala lelaki ni suka dengan awek yang kuat merejuk ni, tapi kalau dah selalu-selalu bosan jugak kan. Sekali-sekala merajuk memang nampak cute. Tapi kalau sikit-sikit merajuk, sikit-sikit merajuk, ringan je tangan rasa nak tumbuk. Hahaha. Kalau pujuk senang takpe jugak. Ni merajuk muncung naik ke KLCC.

Dan ini masalah yang selalu jadi kat awek-awek kat luar sana. Bila pakwe busy atau duduk jauh sikit dari dia, mula la nak buat hal. Keluar dengan lelaki itu la, ini la. Pendek kata senang sangat orang nak ajak keluar. Tak kesian kami ni ke? Walaupun alasan korang just friend atau mengisi kekosongan hidup yang sementara tu, korang tetap dah hancurkan hati yang satu lagi, iaitu jantan yang korang keluar tu. Mana ada lelaki nak keluar dengan perempuan kalau dia takde hati kat perempuan tu. Potong jari la. Hei, Khai lelaki. So i know la..

FabChick's Comment:For No.16, i don't mind if he's makan gelojoh whenever he's with me, at least he's not hypocrite.Beside my boyfriend memang kuat makan.He ever ordered two plates of plain rice.In the end, he didn't even ate the other plate, barely touched!Nak marah pun malas hmmm..For No.17, it is ok to hang out with your friends once in a while but when you're with your girlfriend/fiancee/wife of course that means it's your quality time with your spouse.Pandai-pandailah bahagi masa..The one in bold red is extra important note huhu..In accordance to this guy comment(above), im in a long-distance relationship so i know how it feels.I always being true and loyal to him.If he's not being loyal to me that's gonna be another story and he certainly did not know to analyze between glass(kaca) and diamond (permata).That's his loss.All i can say is im trying hard to sustain this relationship, to make it work.So does he.Have faith Qisya..Have faith!!